|
Perhimpunan Pelajar Indonesia Belanda akan Selenggarakan Konferensi Pemuda dan Pelajar Indonesia: Tonggak Kebangkitan Peran Pemuda Pelajar Indonesia untuk Mendukung Pembangunan Nasional Berwawaskan Kebangsaan Den Haag, 17 September 2008 – Untuk memperingati 100 tahun Kebangkitan Nasional, 100 Tahun Gerakan Pelajar Indonesia di luar negeri dan 80 tahun Sumpah Pemuda, Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Belanda bekerjasama dengan KBRI serta didukung oleh segenap pelajar Indonesia di Belanda akan menyelengarakan Konferensi Pemuda dan Pelajar Indonesia di Luar Negeri di Den Haag pada tanggal 25 – 26 Oktober 2008. Konferensi ini mengangkat tema: “Revitalisasi Semangat Kebangsaan Pemuda dan Pelajar Indonesia: Menggagas Kebijakan Pendidikan yang Berperspektif Kebangsaan” Konferensi ini diselenggarakan karena melihat bahwa permasalahan utama bangsa yang kompleks membutuhkan solusi alternatif dari pemikiran para pelajar dan pemuda yang mempunyai perspektif tersendiri, yaitu masalah kurangnya kesempatan pendidikan bagi anak bangsa, berkurangnya tingkat ketahanan pangan bangsa, kurangnya kesempatan pengembangan riset dan teknologi untuk kesejahteraan rakyat, kurangnya pemahaman kehidupan berbangsa yang adil dan sejahtera untuk semua rakyat Indonesia tanpa terkecuali dengan masih banyaknya kekerasan terjadi dan kurangnya penegakan hukum disegala sektor, masih adanya pembangunan infrastruktur yang belum terintegrasi menyeluruh dan memeratakan kesejahteraan rakyat dan belum adanya upaya pendokumentasian terintegrasi hasil riset dan penelitian para pelajar Indonesia di seluruh dunia yang berkontribusi positif dalam upaya pembangunan nasional yang memeratakan kesejahteraan rakyat. Hal ini penting karena ide dan solusi dari para pemuda dan pelajar Indonesia di luar negeri dibutuhkan sebagai sumbangsih nyata berupa transfer pengetahuan, ide dan pemikiran yang baru, inovatif, kekinian dan menyentuh akar permasalahan dalam perspektif kebangsaan dan sudut pandang pemuda dan pelajar di luar negeri yang penuh semangat kebangsaan dan cinta tanah air. Konferensi ini bertujuan untuk mengintegrasikan semangat kebangsaan (nasionalisme) sebagai jati diri bangsa serta membangkitkan kembali peranan pemuda dan pelajar Indonesia di luar negeri sebagai salah satu bagian dari pembangunan bangsa dan negara Indonesia – di mana di era globalisasi ini, semakin banyak pemuda dan pelajar Indonesia yang berdomisili di luar negeri, baik untuk bekerja maupun untuk menuntut ilmu. Mengambil pelajaran dari rangkaian sejarah, pelajar dan pemuda Indonesia tersebut dapat berperan sangat aktif dalam gerakan nasionalisme. Melalui Gerakan Nasionalisme Pemuda dan Pelajar Indonesia di luar negeri, diharapkan para warganegara Indonesia yang tinggal dan beraktivitas di berbagai negara dapat menyumbangkan pemikiran, alih teknologi dan pengetahuan, dan bahkan aliran dana (investasi) dari luar negeri, yang sangat kesemuanya bermanfaat untuk mendukung pembangunan tanah-air Indonesia. Bertepatan dengan peringatan momen-momen bersejarah tersebut, PPI merasa perlu untuk menyelenggarakan Konferensi Pemuda dan Pelajar Indonesia untuk mengaji-ulang relevansi nasionalisme sebagai kekuatan pembangunan bangsa serta peran pemuda pelajar Indonesia di era milenium. Selain mengangkat isu nasionalisme, konferensi ini juga akan mengangkat isu pendidikan yang merupakan topik yang keberadaannya sangat dekat dengan pelajar dan pemuda. Dengan mengangkat isu tersebut, diharapkan sumbangsih dari kegiatan ini mampu menghasilkan masukan yang berguna sebagai pegangan bagi pemuda dan pelajar untuk dapat berpartisipasi aktif dalam pembangunan Indonesia yang berwawasan kebangsaan,” ujar Christian Santoso, Ketua Panitia Konferensi Pemuda dan Pelajar Indonesia di Luar Negeri. Dalam pertemuan antara panitia penyelenggara konferensi dengan Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Belanda, JE. Habibie menegaskan bahwa inilah saatnya para pemuda dan pelajar yang sedang bertugas dan belajar di luar negeri bisa berperan aktif dalam upaya pembangunan bangsa dan negara Indonesia dan memberikan sumbangsih berupa masukan dan ide kepada pemerintah sesuai kapasitas sebagai pemuda dan pelajar. Untuk itu Kedutaan Besar RI untuk Kerajaan Belanda memberikan dukungan penuh atas diselenggarakannya konferensi ini. Konferensi yang akan berlangsung selama 2 hari ini selain dihadiri oleh narasumber kehormatan, menteri kabinet RI, dan para profesional di bidangnya baik dari Indonesia maupun dari Belanda, juga akan dihadiri oleh perwakilan pemuda dan pelajar Indonesia di luar negeri dan organisasi-organisasi masyarakat Indonesia yang berada di Belanda. Konferensi ini juga akan menghasilkan 3 buah rekomendasi: (1) Rekomendasi yang berisi rangkuman saran-tindak dari 5 topik yang dibahas oleh 5 Kelompok Kerja; (2) Draft kertas kebijakan pembentukan Pusat Thesis Indonesia. (3) Rekomendasi masukan rancangan kebijakan kerjasama pendidikan. Setelah diselesaikannya konferensi ini, akan dibentuk panitia Ad Hock yang bertugas mendirikan lembaga Pusat Thesis Indonesia berikut perangkat hukumnya yang akan diprakarsai pembentukkannya oleh KBRI untuk Kerajaan Belanda, serta akan ditindak lanjutinya rekomendasi masukan rancangan kebijakan kerja sama pendidikan dengan dibuatnya Memorandum of Understanding kerjsama pemberian beasiswa belajar antara Pemerintah Indonesia diwakili oleh KBRI untuk Kerajaan Belanda dengan Pemerintah Kerajaan Belanda sebagai penyedia dana beasiswa. Panitia konferensi berharap dengan semangat kebangsaan gerakan pelajar Indonesia di luar negeri yang telah berusia 100 tahun ini akan memberikan sumbangsih nyata bagi tanah air tercinta Indonesia. PPI Belanda adalah organisasi Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) yang beranggotakan PPI - PPI kota di Belanda. Sampai saat ini sudah ada 13 PPI kota yang tergabung didalamnya. PPI Belanda adalah organisasi yang berbentuk Presidium dimana kekuasaan tertinggi berada di dalam sidang Presidium yang anggotanya adalah para pemegang mandat dari setiap PPI kota. Sementara itu PPI Belanda bertujuan untuk menyuarakan aspirasi, sinergisasi potensi dan memberikan advokasi bagi anggotanya. Informasi lebih lanjut tentang Konferensi tersedia di http://100th.ppibelanda.org/ Untuk informasi lebih harap hubungi: Dirayanti Bungawardhani - Mobile Phone: +31624112897
- Email:
Alamat e-mail ini telah dilindungi dari tindakan spam bots, Anda butuh Javascript dan diaktifkan untuk melihatnya
Amaltia Gunawan
|